Categories
Parenting

Cara-Cara Berikut Agar Anak Terbiasa Dengan Berbagai Peran Bag2

? Dorong anak untuk menghadapi permasalah an dengan temannya sebagai individual, bukan karena temannya itu laki-laki atau perempuan. Misalnya, suatu hari Syafira curhat pada mamanya, “Ih, anak laki-laki itu payah!” Ja ngan menjawabnya dengan, “Ya, semua laki-laki payah,” tetapi jawablah dengan kalimat, “Sepertinya kamu sedang kesal pada teman laki-lakimu, ya? Siapa, Kak?”

Nah, dengan aneka pengetahuan baru di atas, semoga Mama Papa kini tak ragu lagi mengenalkan gender pada si anak. Percayalah, anak laki-laki tak akan menjadi feminin hanya karena ia mengerjakan pekerjaan perempuan, atau anak perempuan menjadi maskulin hanya karena gerakannya gesit dan berpenampilan tomboi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *