Categories
Teknologi

Yuk Mengenal Pengertian dan Manfaat Cache

Sering nggak sih kamu dengar suruh hapus cache supaya hp nggak lemot lagi? Bagi kamu pemilik smartphone dan laptop yang sering online pasti banyak yang memberikan saran tersebut.

Tapi apa kamu tahu apa sih itu cache? Jika suruh hapus bagaimana caranya? Cache adalah data yang ada dalam hp dan laptop kamu.

Buat tahu pengertian secara lengkap dan apa manfaat serta bagaimana cara untuk menghapusnya, yuk simak sama-sama di sini, seperti yang dikutip dari official website di BelokBelok.

 

Pengertian Tentang Cache

 

Bagi sebagian besar kamu yang menempuh pendidikan IT pasti sudah paham betul dengan cache. Kamu mungkin sering memberikan saran untuk membersihkan cache pada teman yang sering mengeluh hp atau laptop mereka lemot.

Tapi apakah kamu sudah menjelaskan kepada mereka apa itu cache? Pasti kalau tidak ditanya kamu tidak akan menjelaskannya. Nah, bagi kamu yang bingung kalau disuruh menghapus cache harus tahu dulu nih apa pengertiannya.

Seperti yang disebutkan di atas cache adalah data, namun lebih tepatnya data yang sifatnya sementara. Sebagai contoh kamu sedang browsing melalui Google Chrome dan menuliskan nama web.

Dari hasil penelusuran kamu akan masuk ke salah satu situsnya. Nah perjalanan kamu untuk menuju ke situs tersebut akan tercatat menjadi sebuah data. Bahkan ketika kamu login dengan mengisi username dan password.

Jika menggunakan browser berarti cache adalah history dong? Pertanyaan ini pasti akan muncul, tapi sayangnya cache bukanlah history. Karena cache bukanlah data yang hanya tersimpan melalui browser saja tetapi juga aplikasi.

Jadi jika kamu sedang menggunakan aplikasi Instagram misalnya, maka data penjelajahan kamu akan tersimpan ke dalam cache. Karena adanya penyimpanan ke dalam laptop dan smartphone secara internal, maka inilah yang membuat memori menjadi penuh.

Jadi jika kamu memiliki banyak aplikasi, sering login bahkan menggunakannya setiap hari maka jangan heran jika memori tiba-tiba penuh. Padahal jika dilihat dari sistem, aplikasi yang kamu miliki jumlahnya tidak sebesar memori hp.

Satu hal yang perlu diketahui bahwa data bisa di cache tergantung dengan pemilik situs atau aplikasi. Pemilik harus mengaktifkan pengaturan ‘’header’’ yang terdapat dalam data.

Dengan mengaktifkannya maka komputer akan tahu mana saja user yang bisa di cache. Ada juga instruksi caching sehingga browser tahu mana saja yang harus diunduh hingga dimanakah file tersebut akan disimpan secara sementara.

Pengguna pun juga bisa menggunakan pengaturan secara manual mengenai cache ini. Apakah cache akan dihapus kapan saja setelah file masuk sementara. Tujuannya adalah supaya memori tidak terlalu penuh.

 

Manfaat Menggunakan data Cache

 

Cache adalah sebuah data yang memiliki peranan besar bagi pengguna, tapi ada juga dampak negatifnya. Apabila dilihat dari segi positif, memiliki manfaat untuk mempercepat penggunaan aplikasi atau browsing.

Karena data login dan jejak rekam dari pencarian sudah tersimpan maka loading yang dibutuhkan untuk masuk aplikasi atau situs kembali akan lebih cepat. Data akan keluar dari folder lokal yang membuat akses cepat dan mudah.

Suatu web yang memiliki gambar berukuran besar, ketika pertama kali kamu masuk biasanya menjadi berat. Di luar masalah jaringan yang buruk, gambar tersebut lama dibuka karena belum ada cache yang tersimpan.

Namun ketika kamu ingin masuk kembali dan membuka gambar di situs yang sama di hari berikutnya akan lebih cepat. Semua itu berkat cache telah mengunduh gambar tersebut sekali di awal jadi untuk membuka kembali akan lebih ringan.

Inilah contoh mengapa akhirnya cache digunakan hampir pada setiap web. Tujuan dari pemilik adalah supaya pengguna memiliki pengalaman yang lebih mudah dalam mengakses laman web mereka berkali-kali.

Karena web yang lama diakses tentu akan ditinggalkan oleh penggunanya. Menerapkan caching bagi pemilik web kini sangat wajib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *