Categories
Parenting

Nyeri Badan, Mungkinkah Fibromyalgia? Bag3

Nah, untuk kriteria yang disebut terakhir, ini cocok dengan mamil. %ukankah umumnya mamil cende rung mengalami stres lebih tinggi, terlebih dalam meng hadapi persalinan dan kedatangan buah hati” %ila kehamilannya berlangsung di atas usia 3 tahun, faktor risiko pencetus fibromyalgia pada mamil tersebut pun bertambah.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Dirujuk Ke Dokter Saraf & Psikiater

Jangan khawatir, Ma. Sindrom fibromyalgia tidak mengancam jiwa. Hanya saja, sindrom ini bersifat kronis atau menahun dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. 5asa nyeri yang menetap, rasa lelah berkepanjangan, serta gangguan konsentrasi, membuat kita tidak dapat beraktivitas secara optimal. Pekerjaan menjadi terganggu, gangguan tidur pun mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terkena penyakit lain. Ditambah dengan penyebabnya yang belum diketahui, maka belum ada terapi medis yang dapat menyembuhkan fibromyalgia. Meski demikian, pemberian obat dan psikoterapi dapat meringankan gejala-gejalanya.

Penderita fibromyalgia umumnya akan dirujuk ke dokter spesialis saraf dan psikiater. Dokter akan memberikan obat antidepresan yang manfaatnya antara lain dapat mengurangi rasa nyeri dan mengatasi gangguan tidur. Sementara psikiater akan membantu mencari dan mengatasi faktor psikologis yang mencetuskan gejala-gejala fibromyalgia. Melalui penanganan ini, penderita fibromyalgia pun dapat kem bali beraktivitas dengan normal.

Bagaimana dengan mamil” 8mumnya, dokter menyarankan penggunaan obat seminimal mungkin demi menghindari dampak negatif pada janin. Hingga kini, belum ada penelitian yang mengkaji hubungan antara konsumsi makanan dengan fibromyalgia. Karena itu, tidak ada diet khusus yang disarankan pada pasien fibromyalgia. Meski demikian, mengonsumsi banyak buah dan sayuran segar akan menyediakan antioksidan bagi tubuh kita yang berguna untuk meredam sumber rasa nyeri.

Untuk meringankan gejala-gejala fibromyalgia, mamil dapat melakukan hal-hal berikut ini: n Berendam di air hangat, mengompres hangat bagian tubuh yang terasa nyeri, melakukan akupunktur, meditasi, serta melatih teknik pernapasan. n Bila kerap dilanda rasa lelah dan nyeri, beristirahatlah 2? kali sehari selama 20?0 menit. Kurangi aktivitas yang menguras tenaga agar tidak mencetuskan gejala. n Melakukan olahraga aerobik ringan, yoga, atau bersepeda statis pun dapat membantu meringankan gejala. Namun sebelum mulai berolahraga, konsultasikan dulu dengan dokter obgin dan dokter spesialis lain yang menangani Mama, ya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *