Categories
Berita

Kemenangan Di Atas Kenangan Pahit Bag2

”Tapi aku tak pernah membayangkan bisa benar-benar meraihnya.” Mengangkat trof juara di Arthur Ashe Stadium itu kian mengaduk emosi Stephens. Ia menorehkan sejarah di tempat yang sama saat menerima kabar kematian ayahnya, John Stephens, delapan tahun lalu. ”Aku sangat histeris saat mendapat kabar itu. Tempat ini penuh kenangan pahit, dan bisa menang di sini sangat berarti bagiku,” ujar Stephens kepada Sport Illustrated, pekan lalu.

Stephens masuk turnamen itu sebagai petenis kelas gurem. Bulan lalu, namanya bahkan berada di urutan ke-957 peringkat petenis Asosiasi Petenis Putri (WTA). Namun ia tampil luar biasa, di antaranya dengan menumbangkan pemegang tujuh gelar Grand Slam Venus Williams dengan skor 6-1, 0-6, dan 7-5 di semifnal dalam waktu 2 jam 7 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *