Categories
Parenting

Belajar Bersyukur Bag3

Tentu prasekolah sering meminta mainan, nonton serial favoritnya, permen dan cokelat. Namun, jangan ragu berkata tidak jika kondisi sedang tidak memungkinkan, misalnya anak sedang batuk. Aturan ini juga harus ditegakkan, sebab sulit meminta anak lebih bersyukur jika kita selalu memenuhi keinginannya. Terakhir, kita sendiri harus lebih sabar menghadapi anak.

“ Informasi lengkap mengenai beasiswa kuliah di Jerman gratis S1 S2 “ upstory.org

Membangun sikap menghargai barang tak bisa langsung jadi dalam semalam, tetapiperlu proses berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Mungkin tak sedikit reward ataupun penguatan perilaku anak yang harus kita berikan pada anak, but it still worth it. Seiring waktu, sifat egosentris anak lambat laun juga akan berkurang, asal kita mampu mengimbanginya dengan merangsang sikap empati agar muncul dalam diri anak.

Mulailah dari hal kecil, dengan memakan semua yang sudah disajikan di meja, misal, berkata “Enak!” pada makanan yang dimasak, juga kata “terima kasih” dan “tolong”. Dan tentu kembali lagi kepada kita sebagai role model anak ya, kita tak hanya menjadi teladan bagi diri sendiri, tetapi menjadi panutan utama dan pertama anak kita di rumah. Dengan senantiasa bersyukur kita akan senantiasa berempati pada orangorang yang kurang beruntung di sekeliling kita.

Nak, Dengarkan!

Membuat anak mendengarkan itu susah-susah gampang. Apalagi dengan jawaban-jawabannya, ia juga sudah mampu tawar-menawar dengan kita. Kalau proses negosiasi gagal, ujungnya kita malah menuruti kemauan anak. Sebetulnya, bagaimana sih cara membuat anak mau mendengarkan permintaan kita?

Ternyata, cara ini bisa membantu: tatap mata anak lekat-lekat, sebut namanya dengan tenang, beri jeda, lalu berikan dua instruksi sederhana, dan akhiri dengan kata “sekarang”. Contoh, “Kakak, ke kamar mandi dan sikat gigimu sekarang.” Beri jeda 15-18 detik dan berdirilah 1-2 meter dari anak. Jika anak mengikuti arahan tersebut, beri pujian dan berterima kasih padanya. Jika ia tidak mengikuti arahan, tetap tenang dan ulangi instruksinya, sampai ia mau melakukan permintaan kita. Kuncinya adalah ucapkan dengan nada tenang, berjeda antar-instruksi, sehingga kita juga tetap mampu mengontrol emosi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *