Categories
Parenting

Mamil Berpendidikan Tinggi Cenderung Punya Dua Anak Atau Lebih

Survei yang dilakukan oleh Pew Research &enter di Amerika Serikat menemukan, Jumlah perempuan berpendidikan tinggi yang memutuskan untuk tidak memiliki anak ternyata menurun hingga 30% dibandingkan dua dekade lalu. Penurunan mencolok terlihat pada kalangan mama berusia 40 tahun dengan pendidikan S2 atau lebih tinggi.

“ lowongan kerja magang ke Jepang untuk SMA/SMK gratis “ upstory

Selain itu, studi ini juga menemukan, para mama dengan pendidikan tinggi ini cenderung memiliki keluarga yang lebih besar. Sekitar 6 dari 10 mama dengan gelar S2 memiliki 2 anak atau lebih. Tren ini banyak dipengaruhi oleh perubahan demografi dan sosial, di antaranya karena semakin banyak perempuan karier yang mencapai posisi manajerial, pemimpin, atau profesional,” kata Gretchen Livingston, peneliti senior dalam studi ini.

Kok, Air Liur Jadi Lebih Banyak?

Biasanya, produksi air liur yang lebih banyak selama kehamilan disertai dengan gangguan lainnya, seperti rasa mual atau muntah berlebihan. Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya sejalan dengan berkurangnya mual-muntah yang dialami. Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti sebagian mamil jadi cenderung mengiler saat hamil. Tapi yang Melas, alih-alih ditelan lagi, Mama lebih baik meludahkannya. Kalau ditelan Mustru akan membuat Mama semakin mual. Supaya air liur tidak terlalu banyak keluar, cobalah mengisap perasan lemon, jeruk nipis, atau es batu.

Mamil Perokok Cenderung Punya Bayi Kembar?

Riset baru yang dilakukan oleh tim dari University of South Florida (USF) dan University of Illinois di Urbana-Champaign mencoba mencari kaitan antara kebiasaan merokok, profil genetik mamil, dan kemungkinan memiliki bayi kembar. Menurut studi awal yang dimuat di American Journal of Human Biology, adanya single nucleotide polymorphism (SNP) dari gen TP53 merupakan faktor penting yang menghubungkan kebiasaan merokok mamil dengan kecenderungan memiliki bayi kembar. “Temuan ini sangat menarik, mengingat kebiasaan merokok banyak berkaitan dengan infertilitas dan keguguran,” kata Dr. Lorena Madrigal, kepala studi, yang berasal dari Departemen Antropologi USF.

 

Categories
Parenting

Belajar Bersyukur Bag3

Tentu prasekolah sering meminta mainan, nonton serial favoritnya, permen dan cokelat. Namun, jangan ragu berkata tidak jika kondisi sedang tidak memungkinkan, misalnya anak sedang batuk. Aturan ini juga harus ditegakkan, sebab sulit meminta anak lebih bersyukur jika kita selalu memenuhi keinginannya. Terakhir, kita sendiri harus lebih sabar menghadapi anak.

“ Informasi lengkap mengenai beasiswa kuliah di Jerman gratis S1 S2 “ upstory.org

Membangun sikap menghargai barang tak bisa langsung jadi dalam semalam, tetapiperlu proses berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Mungkin tak sedikit reward ataupun penguatan perilaku anak yang harus kita berikan pada anak, but it still worth it. Seiring waktu, sifat egosentris anak lambat laun juga akan berkurang, asal kita mampu mengimbanginya dengan merangsang sikap empati agar muncul dalam diri anak.

Mulailah dari hal kecil, dengan memakan semua yang sudah disajikan di meja, misal, berkata “Enak!” pada makanan yang dimasak, juga kata “terima kasih” dan “tolong”. Dan tentu kembali lagi kepada kita sebagai role model anak ya, kita tak hanya menjadi teladan bagi diri sendiri, tetapi menjadi panutan utama dan pertama anak kita di rumah. Dengan senantiasa bersyukur kita akan senantiasa berempati pada orangorang yang kurang beruntung di sekeliling kita.

Nak, Dengarkan!

Membuat anak mendengarkan itu susah-susah gampang. Apalagi dengan jawaban-jawabannya, ia juga sudah mampu tawar-menawar dengan kita. Kalau proses negosiasi gagal, ujungnya kita malah menuruti kemauan anak. Sebetulnya, bagaimana sih cara membuat anak mau mendengarkan permintaan kita?

Ternyata, cara ini bisa membantu: tatap mata anak lekat-lekat, sebut namanya dengan tenang, beri jeda, lalu berikan dua instruksi sederhana, dan akhiri dengan kata “sekarang”. Contoh, “Kakak, ke kamar mandi dan sikat gigimu sekarang.” Beri jeda 15-18 detik dan berdirilah 1-2 meter dari anak. Jika anak mengikuti arahan tersebut, beri pujian dan berterima kasih padanya. Jika ia tidak mengikuti arahan, tetap tenang dan ulangi instruksinya, sampai ia mau melakukan permintaan kita. Kuncinya adalah ucapkan dengan nada tenang, berjeda antar-instruksi, sehingga kita juga tetap mampu mengontrol emosi.

Categories
Berita

Wajar Pemerintah Mencontoh Kami Bag16

Sebab, kalau orang menganggur dan kepepet, dia bisa berbuat jahat. Apakah Astra akan memanfaatkan tax amnesty seperti beberapa perusahaan besar lain? Saya belum cek di lapangan. Tapi, kalaupun ada, sangat kecil, karena kami pembayar pajak yang normal-normal saja. Tapi karena ada 202 perusahaan, misalkan ada yang lupa mencatat satu Toyota Fortuner, ya, wajar. Apa kunci Astra bisa efsien seperti sekarang padahal hampir bangkrut pada 1998?

Kepemimpinan dan sistem yang bagus. Kepemimpinan tidak bisa ditawar, harus selalu kasih contoh yang baik. Sistem yang bagus boleh dilanggar dengan pengecualian, asalkan jangan terusterusan. Nasionalisme kami sangat tinggi. Setiap 17 Agustus, kami mengadakan upacara bendera. Semua kantor cabang juga. Di setiap acara besar, kami mulai dengan lagu Padamu Negeri.

Categories
Parenting

Pendiri V8 Futsal Academy

Memberikan beasiswa kepada anak-anak berbakat besar namun tak memiliki biaya dengan menyalurkan mereka ke klub futsal profesional. Coaching Clinic ke Sekolah Sekolah. Para penggemar olahraga sepak bola dan futsal, tentu tak asing lagi dengan sosok yang satu ini, Vennard Hutabarat (41).

Baca juga : Kerja di Jerman

Sempat menjadi bintang Persija (Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta), Veve, sapaan akrabnya, kemudian memutuskan menekuni futsal. Kini, ia menjadi pelatih futsal. Menurutnya, negeri kita tercinta ini memiliki banyak talenta muda dalam olahraga futsal dan ia optimis jika futsal akan lebih banyak dilirik masyarakat. Buktinya, banyak sekolah yang sudah menjadikan futsal sebagai kegiatan ekstrakurikuler, bahkan membentuk tim futsal untuk mengikuti kejuaraan futsal antarsekolah.

Nah, demi memajukan futsal di Indonesia, Veve bersama sebuah perusahaan makanan cepat saji, mendatangi sekolah-sekolah (SD) untuk membagi ilmu tentang futsal. Ia bercita-cita, futsal Indonesia menjadi lebih baik dan dapat berkiprah di dunia internasional. “Sudah tiga tahun saya melakukan coaching clinic ke sekolah-sekolah,” kata Veve. Ia memberi pelatihan kepada anak-anak sekolah dasar tentang teknik dasar bermain futsal. Teknik dasar, seperti menendang, mengoper, menguasai bola sangatlah penting dikuasai, sehingga keterampilan mereka bermain futsal bisa jauh berkembang.

Tak hanya melatih siswa, Veve pun memberikan coaching kepada pelatih futsal sekolah. “Di sekolah biasanya yang melatih adalah guru olahraga, rata-rata mereka kurang memahami teknik teknik futsal yang benar,” papar pelatih klub futsal Electric PLN ini. Dengan kedatangannya ke sekolah-sekolah, ia berharap dapat menumbuhkembangkan kemampuan anak-anak didik agar lebih optimal. “Ini penting dilakukan karena anak-anak akan menjadi andalah kita di masa depan,” tandas ayah dari Joana Callista Viola Hutabarat (4) ini.

Mendirikan v8 futsal academy Veve sangat senang, saat ini sudah ada stasiun teve yang menyiarkan secara langsung pertandingan Liga Futsal Indonesia. “Itu akan sangat mendukung kemajuan futsal di Indonesia,” katanya. Tak heran, jika dahulu masyarakat tidak tahu siapa saja pemain futsal Indonesia, kini masyarakat mulai mengenal Bayu Saptaji, Ali Haidar, Alfarizi Farabbi, juga Vennard Hutabarat. Prestasi Indonesia pun semakin bagus, berhasil menjadi juara AFF futsal pada 2010, yakni kejuaraan futsal se-Asia Tenggara.

Sumber : https://ausbildung.co.id/