Categories
Berita

Konservasi Cetak Biru Gajah Sumatera

Selesai mandi, gajah jantan dewasa bernama Berry meng angkat tinggi belalainya. Sua ra melengking yang dikeluar kan memecah suasana pagi pada pertengahan Agustus lalu. Gajah asli Sumatera berumur 27 tahun ini kemudian melenggang keluar dari kolam menuju bak minum di Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Berry merupakan salah satu gajah anggota elephant responsibility unit di Pusat Konservasi Gajah Way Kambas, tempat pelatihan sekaligus pelestarian gajah di luar habitat. Setiap pagi, mahout (pawang gajah) membawa Berry dan puluhan gajah lain ke hutan untuk mencari makan, berbaur dengan gajah liar, dan menghalau mereka agar tak keluar dari hutan.

Categories
Teknologi

Headphone ringan untuk Para Gamer ala FIN888 Bodong

Headphone ringan untuk Para Gamer ala FIN888 Bodong – Produk ini memiliki feature yang sangat melimpah di samping kualitas suaranya yang memukau terutama dalam hal gaming. Suara yang diberikan sangat besar dan dapat menciptakan nuansa kenyataan dalam action gaming terutama First Person Shooting. Siberia Raw Prism memiliki bobot yang terbilang ringan ditambah dengan setiap bagian busa yang menempel pada tubuh Anda dapat menambah kenyamanan dalam penggunaannya.

Siberia Raw Prism hanya memiliki konektor dengan interface USB seperti headset gaming pada umumnya. Anda diharuskan untuk mendownload program yang direkomendasikan oleh SteelSeries yaitu SteelSeries Engine 3. Program tersebut berguna untuk mengaktifkan berbagai macam feature diantaranya adalah feature equalizer dan feature mengubah warna LED yang ada pada bagian belakang speaker. Feature­feature dapat Anda atur sesuai dengan keinginan Anda bahkan Anda dapat mengubahnya dalam interval waktu tertentu.

Hard disk eksternal yang Tahan banting

Hard disk eksternal ini sudah dibekali dengan interface USB 3.0 sehingga dapat mentransfer data lebih cepat. Transcend External StoreJet 25m3 ini dilengkapi dengan sebuah bungkus yang terbuat dari karet. Aksesoris tersebut berfungsi sebagai pelindung dan mendukung feature military­grade­shock­resistance yang membuat perangkat ini tetap aman jika jatuh dalam ketinggian tertentu. Bungkus karet tersebut juga menambah kenyamanan Anda saat memegang perangkat ini Hard disk menjadi tidak terasa licin dalam genggaman.

Pengujian yang kami lakukan menggunakan ATTO menghasilkan angka sebesar 116MB/detik untuk kemampuan membaca dan menulisnya. Sedangkan pada pengujian dengan 1GB file CHIP mendapatkan hasil 11,95 detik dan 21,19 untuk kemampuan baca dan tulis secara berurutan. Hard disk ini memberikan performa yang cukup baik ditambah dengan feature shock­resistancenya yang membuat waktu pakai perangkat ini dapat bertahan lebih lama.

Produsen: Transcend info: www.transcend-info.com harga: – distributor: – telepon: – DATA TEKNIS kapasitas: 1TB interface: usb 3.0 Hdd form factor: 2,5 inci Hdd rotational speed: 5400 rpm Hdd cache: n/A bobot: 216 g special feature: military grade shock resistance PAKET PENJUALAN Kabel data usb 3.0 + Performa baik, memiliki shock resistance – Paket penjualan standar

Sumber : https://teknorus.com/

Categories
Berita

Bajak Atlet Demi Gengsi Medali Bag9

”Ini tidak adil bagi daerah yang sudah mengeluarkan biaya banyak untuk mencetak atlet tapi begitu sudah berprestasi ’dibeli’ daerah lain,” kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto. Kementerian Olahraga berharap ada perubahan. Setelah PON 2016, kementerian ini akan berkomunikasi dengan KONI pusat untuk mengkaji ulang Surat Keputusan KONI Nomor 56 Tahun 2010 tentang Peraturan Mutasi Atlet dalam Rangka PON. ”Aturan itu harus diperketat.

Untuk PON 2016, biarkan berjalan dulu karena ajang itu sudah di depan mata,” ujarnya. Eko Yuli memilih tak terpengaruh soal suara miring tentang keikutsertaannya di PON. Namun ia juga berharap kesejahteraan atlet olimpiade dari berbagai cabang olahraga bisa lebih merata. ”Seperti atlet bulu tangkis. Mereka sudah mendapatkan kontrak Rp 1 miliar setahun.

Categories
Parenting

Manfaat Menyusui

Dengan menyusui, Mama dapat terhindar dari risiko sejumlah penyakit, termasuk kanker. Betul, Ma, menyusui bukan hanya memberi banyak manfaat bagi bayi, melainkan juga untuk Mama. Salah satu yang penting, dengan menyusui akan membuat rahim lebih cepat menyusut. Saat bayi mengisap payudara segera setelah dilahirkan, tubuh Mama akan melepaskan hormon oksitosin.

Baca juga : Kerja di Jerman

Hormon ini tidak hanya berperan mengeluarkan ASI, tetapi juga secara terus-menerus menimbulkan kontraksi di rahim. Kontraksi ini, selain mencegah terjadinya perdarahan pascapersalinan, juga membantu rahim untuk lebih cepat kembali ke kondisi sebelum hamil. Begitu menurut studi yang dimuat di BJOG: An International Journal of Obstetrics & Gynecology. Masih banyak lagi manfaat menyusui bagi Mama, berikut ini di antaranya:

BALA BANTUAN MELAWAN DEPRESI. Menurut Kathleen Kendall-Tacket, PhD, IBCLC, RLC, FAPA1, dari Departemen Kesehatan Anak, Texas Tech University School of Medicine, Amarillo, depresi banyak dialami oleh Mama baru dan bisa berdampak besar bagi Mama maupun bayinya. “Mama yang mengalami depresi berkemungkinan besar untuk berhenti menyusui. Namun di lain pihak, aktivitas menyusui juga dapat memperbaiki mood Mama dan menurunkan tingkat stresnya. Dengan sendirinya, depresi juga bisa dihindari,” katanya. Namun, efek positif dari menyusui ini hanya bisa diraih jika Mama bisa konsisten menyusui dengan baik.

RISIKO OBESITAS DI KEMUDIAN HARI BERKURANG. Produksi ASI eksklusif, yang kira-kira menguras energi hingga 500 kkal per hari, dapat menurunkan risiko Mama mengalami obesitas di kemudian hari. Selain juga mengalami penumpukan lemak viseral yang lebih sedikit di kemudian hari dan ukuran pinggangnya pun lebih kecil dibandingkan Mama yang tidak menyusui. Demikian hasil penelitian yang dimuat di International Journal of Obesity.

AMAN DARI TEKANAN DARAH TINGGI. Hormon oksitosin, prolaktin, dan kortisol yang dibutuhkan dalam menyusui, ternyata juga dapat memengaruhi tekanan darah. Menurut studi yang dimuat di American Journal of Epidemiology, dibandingkan dengan Mama yang menyusui selama setidaknya 6 bulan, Mama yang tidak menyusui berisiko 29% lebih tinggi untuk mengalami hipertensi. Semakin lama menyusui, semakin Mama terjauh dari risiko tekanan darah tinggi.

Sumber : https://maxfieldreview.com/