Categories
Berita

Bajak Atlet Demi Gengsi Medali Bag9

”Ini tidak adil bagi daerah yang sudah mengeluarkan biaya banyak untuk mencetak atlet tapi begitu sudah berprestasi ’dibeli’ daerah lain,” kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto. Kementerian Olahraga berharap ada perubahan. Setelah PON 2016, kementerian ini akan berkomunikasi dengan KONI pusat untuk mengkaji ulang Surat Keputusan KONI Nomor 56 Tahun 2010 tentang Peraturan Mutasi Atlet dalam Rangka PON. ”Aturan itu harus diperketat.

Untuk PON 2016, biarkan berjalan dulu karena ajang itu sudah di depan mata,” ujarnya. Eko Yuli memilih tak terpengaruh soal suara miring tentang keikutsertaannya di PON. Namun ia juga berharap kesejahteraan atlet olimpiade dari berbagai cabang olahraga bisa lebih merata. ”Seperti atlet bulu tangkis. Mereka sudah mendapatkan kontrak Rp 1 miliar setahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *