Categories
Parenting

Adab Mengunjungi Bayi Baru Lahir Bag2

BERKUNJUNG KE RUMAH Mengunjungi ibu yang baru mela hirkan di rumah, jadwalnya bisa lebih fleksibel. Namun, dianjurkan tidak mengunjungi bayi baru lahir begitu ia sampai di rumah. Tunggu ketika bayi sudah berusia di atas satu bulan, karena pada saat ini sistem daya tahan tubuh bayi umumnya sudah lebih baik.

Baca juga : ausbildung jerman

Ini juga berarti, kita sudah memberi kesempatan pada ibu dan bayinyauntuk saling membiasakan diri dengan kondisi dan lingkungan baru. Saran lain, hindari berkunjung dengan datang mendadak, sebab bisa saja ketika kita datang, bayi sedang dalam kondisi rewel atau waktunya menyusu. Di saat-saat seperti ini, umumnya ibu dan bayi sedang tidak nyaman untuk menerima kedatangan tamu. Harap perhatikan juga waktu berkunjung, jangan datang terlalu pagi atau terlalu malam. Di pagi hari, biasanya ibu masih kerepotan mengurus bayi dan pekerjaan rumah tangga.

Sementara, jika terlalu malam, ibu dan bayinya perlu istirahat. Cara terbaik, tanyakan dulu kepada si ibu, kapan waktu yang pas buat dikunjungi, agar tidak mengganggu. Saran lain, terkait dengan jumlah penjenguk. Sama dengan rambu-rambu menjenguk di rumah sakit, mengunjungi bayi baru lahir di rumah pun sebaiknya tidak datang beramai-ramai karena dapat mengganggu ketenangan bayi. Berkunjungnya pun tak perlu lama-lama. Ingat, ibu dan bayi masih perlu waktu untuk saling mengenal dan beristirahat.

Bayi di atas 40 hari umumnya sudah memi liki daya tahan tubuh yang lebih baik (tentu bila tidak ada penyakit tertentu). Bila kita ingin menyentuh atau menggendongnya, sebenarnya boleh-boleh sa ja. Namun, harap maklum kalau si mama memperlihatkan gelagat tidak mengizinkan bayinya digendong oleh selain kerabat, seperti nenek dan kakeknya. Tentu, hal ini perlu kita hormati. Kalaupun kita diizinkan menggendong, jangan jadikan si bayi “piala bergilir”, digendong oleh semua yang berkunjung. Cukup diwakili satu atau dua orang saja. Nah, demikian Ma, adab mengunjungi bayi baru lahir. Tujuannya bukan untuk membatasi Mama datang berkunjung, lo, tetapi demi menjaga kenyamanan ibu dan bayinya. Begitu kan, yang kita harapkan?

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.