Categories
Teknologi

Himbauan Pemasangan Kaca Film

Memasang kaca film dengan cara yang tidak tepat bisa merusak kaca mobil. Apa saja yang perlu dilakukan?

Himbauan Pemasangan Kaca Film

Kaca film bukanlah hal asing pada sebuah kendaraan. Fungsinya ada banyak, selain menjaga privasi karena membuat mata awam sulit menembus ke kabin, kaca film yang baik juga bisa menolak panas dan bahkan menjaga keselamatan.

Kata Sumber : JuanRamadhan.com

Pada umumnya kaca film sudah menjadi paket saat Anda membeli mobil baru. Namun, tetap saja ada beberapa mobil yang tidak memasukkan kaca film sebagai kelengkapan standar.

Selain itu, bukan tidak mungkin jika Anda ingin mengganti kaca film karena alasan selera warna, kualitas penolak panas atau mungkin hanya karena sudah usang. Bagi Anda pemilik kendaraan yang hendak melakukan penggantian kaca film, himbauan ini sangat lah pas untuk Anda.

  • PEMBERSIHAN KACA

Pemasang harus bisa membersihkan lebih dulu sisa-sisa lem lengket yang menempel di kaca mobil . “Kaca film yang sudah menempel bertahun-tahun akan susah untuk dilepas dan bisa berpotensi untuk merusak defogger,” kata Herdiana, Sales Merchandiser, 3M Authorized National Distributor.

Cara yang paling tepat, ialah menggunakan kain microfiber yang dibantu dengan pembersih yang aman untuk kaca, seperti pembersih khusus kaca atau shampo bayi. Memang cara ini membutuhkan waktu yang lebih lama, tapi minim resiko untuk menciderai kaca, dan defogger.

  • PEMBUATAN POLA

Proses ini bertujuan supaya kaca film yang dipasang bisa sama ukuran dengan kaca mobil. “Pada kaca mobil yang menjadi media defogger, antena, dan auto dimmer pada spion tengah, pembuatan pola harus dari luar,” jelas Billy.

Pasalnya dalam pembuatan pola, teknisi pemasang kaca film menggunakan benda tajam agar kaca film terpotong dan memiliki bentuk yang proporsional dengan kaca mobil Anda. Jika pembuatan pola dari dalam, hal ini bisa merusak fitur yang menempel di kaca.

  • PEMASANGAN KACA FILM

Biasanya sebelum pemasangan kaca film, kaca mobil akan dicuci dulu menggunakan shampo. “Shampo yang biasa digunakan adalah sampo bayi yang memiliki PH rendah agar tidak merusak kaca film dan kaca karena meninggalkan noda,” tambah Billy.

Setelah itu teknisi melakukan pembersihan air tersebut dengan menggunakan tools khusus untuk mengeluarkan air dan bubble yang berada di antara kaca film dan kaca mobil. Pada saat ini teknisi harus memberikan alas yang mampu menyerap air, agar tidak membasahi bagian interior.

Terlebih pada bagian kaca depan yang di bawahnya terdapat dasbor yang berhubungan dengan kelistrikan. Jika air itu tidak ditampung menggunakan media penyerap seperti kain atau kertas, bisa saja membuat korsleting di bagian itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.