Categories
Parenting

Berpeluang Lebih Besar Punya Anak Sehat

Sel sperma dapat “membaca” DNA yang menyimpan rekaman kondisi kesehatan Papa untuk kemudian diteruskan kepada keturunannya. Begitu, Pa, hasil penelitian dari Universitas Copenhagen yang dipublikasikan di jurnal Cell Metabolism, akhir tahun lalu. Peneliti menemukan adanya perbedaan sperma lelaki obesitas dan tidak obesitas. Setelah dilakukan operasi pita lambung (agar lelaki obesitas mudah kenyang sehingga mengurangi nafsu makan berlebih dan berat badan pun turun), peneliti melihat ada sekitar 5.000 perubahan struktural DNA yang dibawa sel sperma.

Baca juga : kursus ielts di jakarta

Hal ini menunjukkan, lelaki obesitas dapat meningkatkan risiko obesitas juga pada anaknya di kemudian hari. Menurut Dokter Spesialis Andrologi, Tiara Kirana, dalam ilmu genetik ada yang disebut epigenetik, yaitu faktor luar (eksternal) yang memengaruhi sel tubuh hingga dapat “membaca” kode DNA dan mengubah tampilannya. Bila epigenetik terjadi dalam sel sperma dan sel telur, maka perubahan tersebut dapat diturunkan kepada keturunannya, bahkan hingga empat generasi berikutnya.

Berdasarkan epigenetik, lanjut Tiara, kebiasaan atau kesehatan dari orangtua, baik Mama maupun Papa, mempunyai peranan sama penting dalam memberikan kontribusi “sel yang baik atau buruk” bagi keturunannya. Bukan hanya obesitas, tetapi juga kebiasaan merokok, bahkan kesukaan terhadap makanan tertentu. Memang, sih, epigenetik masih banyak memerlukan penelitian lebih lanjut, meski tak sedikit pula penelitian yang memberikan bukti kuat tentang hal ini. Oleh karena itu, anjur Tiara, tak ada salahnya bila Mama Papa membangun kebiasaan/gaya hidup yang baik demi keturunannya. Nah, berikut ini gaya hidup sehat yang dianjurkan oleh Tiara untuk Papa. # Olahraga tingkatkan testosteron.

Ini salah satu gaya hidup sehat yang dianjurkan Tiara, Pa. Hanya dengan olahraga satu jam sehari saja sudah memberikan manfaat. Misalnya, olahraga yang menekankan pembentukan massa otot, seperti angkat beban, terbukti dapat meningkatkan kadar testosteron alami dalam tubuh yang otomatis membantu memperbaiki kualitas sperma. Begitu pun olahraga di luar ruangan dengan paparan sinar matahari pagi dapat membantu suplai vitamin D yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga turut memperbaiki kualitas sperma. Namun jangan lakukan olahraga dengan intensitas tinggi seperti para atlet maraton, Pa. Kalau olahraga jenis itu malah terbukti dalam penelitian membuat lelaki mengalami penurunan kualitas sperma.

Sumber : https://westwoodprep.com/id/

Leave a Reply

Your email address will not be published.