Categories
Parenting

RELAKSASI Jelang Persalinan

Apa yang jadi momok bagi Mama hamil? Ya, betul banget, Mam! Jawabannya adalah rasa nyeri menjelang persalinan. Meskipun kita tahu, rasa nyeri tersebut adalah hal yang alami. Tapi tetap saja rasanya kok takut banget ya, Mam, menghadapi rasa nyeri itu! Rasa nyeri timbul menjelang persalinan sebagai sebuah sinyal bahwa Mama hamil memasuki tahapan persalinan. Salah satunya ditandai dengan munculnya kontraksi rahim yang terusmenerus secara teratur. Kontraksi tersebut merupakan gerakan alami otot-otot rahim yang mengerut dan meregang secara bergantian, akibat pengaruh hormon oksitosin yang meningkat produksinya menjelang akhir kehamilan. Kontraksi ini membuat mulut rahim semakin menipis dan membuka, sehingga bayi bisa keluar. Pada fase awal, mulut rahim membuka 0—4 cm. Selanjutnya, memasuki fase aktif terus membuka dari 4 cm hingga 10 cm. Pada fase aktif inilah, mulut rahim membuka secara sempurna hingga bayi lahir. Kontraksi yang terjadi pada fase ini terasa semakin kuat demi mendorong bayi melewati dan keluar dari jalan lahirnya. Nah, rasa nyeri sepanjang proses persalinan itulah yang menjadi momok pada sebagian Mama hamil. Tahukah Mama, ketakutan yang muncul menjelang persalinan akan menimbulkan stres. Ini akan berdampak pada tubuh mengeluarkan hormon stres, yaitu katekolamin dan adrenalin.

Hormon katekolamin dalam konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan kontraksi rahim terasa semakin nyeri dan sakit. Sebaliknya, jika Mama menghadapi persalinan dengan ikhlas dan pasrah, maka tubuh akan mengeluarkan zat yang membuat perasaan menjadi nyaman dan menghilangkan rasa sakit. Ketika tubuh Mama relaks, maka tubuh memproduksi hormon endorfin sebagai penghilang rasa sakit alami dalam tubuh. Nah, agar relaks, Mama dapat melakukan latihan pernapasan melalui hypnobirthing. Teknik pernapasan yang baik dapat menghadirkan rasa relaks sehingga proses persalinan bisa dijalani dengan tenang. Keuntungan lainnya, oksigen dapat masuk ke dalam tubuh secara optimal. Oksigen merupakan bahan bakar terpenting untuk kinerja otototot rahim dan janin. Ada 3 teknik pernapasan dalam hypnobirthing yang penting Mama kuasai menjelang persalinan, yakni pernapasan tidur (sleep breathing), pernapasan perlahan /lambat (slow breathing), dan pernapasan lanjut (birth breathing). Ketiganya dapat menyeimbangkan kondisi hormon dalam tubuh Mama sehingga membuat seluruh perangkat organ yang berkepentingan bisa bekerja pada waktu yang sama. Bagaimana caranya? Yuk, ikuti panduannya berikut ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.